Sukses Gelar Pembinaan & Sertifikasi Operator Hoist Crane Kelas 3, PT Dhiya Aneka Teknik Komitmen Tingkatkan Keselamatan Kerja Industri

Industri manufaktur, konstruksi, dan pergudangan modern sangat bergantung pada penggunaan alat berat untuk mobilitas material yang efisien. Salah satu alat angkat dan angkut yang paling vital di area operasional pabrik maupun proyek adalah hoist crane.

Namun, tingginya produktivitas dalam pemindahan material ini harus selalu beriringan dengan standar keselamatan kerja yang ketat. Menjawab kebutuhan krusial tersebut, PT Dhiya Aneka Teknik kembali membuktikan komitmennya dalam dunia keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan sukses menyelenggarakan program Pembinaan dan Sertifikasi Operator Hoist Crane Kelas 3 pada tanggal 20, 21, dan 24 Juli 2026.

Pelatihan intensif yang berlangsung selama tiga hari ini dirancang secara komprehensif untuk mencetak tenaga kerja profesional yang tidak hanya mahir mengoperasikan mesin, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam mengenai regulasi, potensi bahaya, serta prosedur tanggap darurat di area kerja.

Rangkaian Kegiatan dan Narasumber Ahli di Bidangnya

Pelaksanaan program pelatihan Operator Hoist Crane Kelas 3 oleh PT Dhiya Aneka Teknik ini menghadirkan para pakar, praktisi, serta pengawas ketenagakerjaan yang berpengalaman luas di bidangnya guna memastikan materi yang disampaikan sesuai dengan standar regulasi pemerintah yang berlaku.

  • Hari Pertama (20 Juli 2026): Sesi pembukaan dan materi regulasi dasar K3 serta perundang-undangan Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut (PAPA) disampaikan secara mendalam oleh Pak Mustahal dari Disnaker Banten. Beliau memaparkan secara komprehensif mengenai landasan hukum, tanggung jawab hukum perusahaan dan operator, serta pentingnya budaya keselamatan kerja di lingkungan industri provinsi Banten.
  • Hari Kedua (21 Juli 2026): Memasuki hari kedua, peserta mendapatkan materi teknis lanjutan mengenai prinsip kerja hoist crane, teknik pengikatan beban (rigging), perhitungan kapasitas beban, serta analisis potensi bahaya di tempat kerja yang dibawakan oleh Pak Septian Julifar Syamsul Huda, SKM., M.Si. Sesi ini memberikan edukasi preventif agar operator mampu mengenali risiko kecelakaan kerja sejak dini.
  • Hari Ketiga (24 Juli 2026): Puncak kegiatan difokuskan pada tahap evaluasi melalui Ujian Teori dan Praktik. Ujian teori diuji langsung oleh Pak Raden Wahyu untuk mengukur pemahaman kognitif peserta terhadap regulasi dan prosedur keselamatan. Dilanjutkan dengan ujian praktik lapangan yang dipandu oleh Pak Rizky Andhika Putra, seorang Ahli Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut (PAPAA) bersertifikat. Pada sesi ini, peserta diuji langsung keterampilannya dalam mengoperasikan hoist crane secara presisi, mulai dari teknik pengangkatan, perpindahan, hingga penempatan beban sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Memahami Apa Itu Operator Hoist Crane Kelas 3

Bagi sektor industri, penting untuk memahami bahwa pengoperasian alat berat tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Berdasarkan regulasi K3 di Indonesia, terdapat klasifikasi kompetensi bagi tenaga kerja yang menangani alat angkat, salah satunya adalah Operator Hoist Crane Kelas 3.

Secara definisi, operator hoist crane kelas klasifikasi tertentu adalah tenaga kerja yang memiliki kualifikasi khusus untuk mengoperasikan fasilitas overhead crane, gantry crane, atau monorail hoist dengan kapasitas dan bentangan tertentu sesuai ketentuan perundang-undangan K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut. Seorang operator kelas 3 bertugas memastikan bahwa proses pengangkatan dan pemindahan material (material handling) berjalan aman, efisien, serta meminimalisir risiko kerusakan aset perusahaan maupun kecelakaan fatal bagi pekerja di sekitarnya.

Mengapa Pelatihan dan Sertifikasi Ini Sangat Penting?

Mengikuti program Pembinaan dan Sertifikasi Operator Hoist Crane Kelas 3 memberikan banyak keuntungan strategis, baik bagi individu pekerja maupun bagi perusahaan tempat mereka bekerja. Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa sertifikasi ini wajib dimiliki:

  1. Memenuhi Amanat Undang-Undang: Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mewajibkan setiap perusahaan yang mengoperasikan pesawat angkat dan angkut untuk mempekerjakan operator yang memiliki lisensi resmi (Surat Izin Operasi/SIO). Hal ini guna menghindari sanksi hukum akibat pelanggaran norma K3.
  2. Meminimalisir Risiko Kecelakaan Kerja: Kecelakaan kerja akibat jatuhnya beban (dropped load) atau runtuhnya struktur crane sering kali berakibat fatal. Dengan pelatihan yang tepat, operator memiliki kepekaan tinggi terhadap aspek keselamatan, stabilitas beban, dan pemeliharaan alat secara berkala.
  3. Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi: Operator yang tersertifikasi bekerja secara sistematis dan sesuai SOP. Hal ini tidak hanya menjaga keselamatan, tetapi juga mempercepat proses operasional perusahaan tanpa hambatan kerusakan mesin atau material.
  4. Nilai Tambah Karier Profesional: Memiliki lisensi resmi berstandar nasional memberikan keunggulan kompetitif bagi tenaga kerja di pasar industri global saat ini.

Tingkatkan Kompetensi K3 Industri Bersama PT Dhiya Aneka Teknik

Keberhasilan pelaksanaan pelatihan Operator Hoist Crane Kelas 3 ini kembali menegaskan dedikasi PT Dhiya Aneka Teknik sebagai mitra terpercaya dalam bidang jasa teknik, pengujian, serta pembinaan keselamatan kerja di Indonesia. PT Dhiya Aneka Teknik secara konsisten menghadirkan program pelatihan berkualitas tinggi yang didukung oleh instruktur berpengalaman, fasilitas lengkap, serta kurikulum yang selalu disesuaikan dengan perkembangan regulasi K3 terbaru.

Jangan pertaruhkan keselamatan operasional industri Anda. Pastikan perusahaan dan tenaga kerja Anda mendapatkan pembinaan resmi langsung dari para ahli di bidangnya.