Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kini bukan lagi sekadar pelengkap administratif, melainkan investasi strategis utama dalam operasional industri modern.
Di tengah pesatnya modernisasi sektor manufaktur, konstruksi, dan logistik, penggunaan Alat Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut (PAPA) seperti forklift, crane, hingga alat berat ekskavator membutuhkan pengawasan dan kompetensi tenaga kerja yang terstandarisasi.
Ketidakmampuan operator dalam memahami regulasi dan prosedur teknis tidak hanya berisiko memicu kerusakan alat dan kerugian material, tetapi juga ancaman serius terhadap keselamatan jiwa di area kerja.
Mengingat krusialnya peran kompetensi personel tersebut, pengawalan terhadap kelayakan operasi alat harus sejalan dengan lisensi resmi para operatornya. Pelatihan dan pembinaan K3 dirancang bukan sekadar untuk formalitas pengujian, melainkan pembentukan budaya kerja aman yang berdasar pada pemahaman regulasi pemerintah serta penguasaan teknis tingkat tinggi.
Memahami kebutuhan industri akan tenaga kerja bersertifikasi resmi Kemnaker RI, PT Dhiya Aneka Teknik menyelenggarakan agenda Pembinaan dan Sertifikasi Operator Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut secara komprehensif. Pembinaan ini terbagi ke dalam dua skema durasi pelatihan, yakni skema 3 hari (18–20 Agustus 2026) untuk Operator Forklift Kelas 2, Rigger, Hoist Crane Kelas 3, dan Chain Block Kelas 3, serta skema 4 hari (18–21 Agustus 2026) yang mencakup sertifikasi Operator Robotik dan Excavator.

Rangkaian Pembinaan dan Pemateri Ahli
Hari Pertama: Pendalaman Regulasi dan Perundang-undangan K3

Rangkaian pembinaan diawali dengan pembekalan regulasi keselamatan kerja yang disampaikan langsung oleh Pak Mustahal, SKM dari Disnakertrans Provinsi Banten. Seluruh peserta mendapatkan landasan hukum K3, mencakup UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta Permenaker No. 08 Tahun 2020 tentang K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut. Pemahaman regulasi ini menjadi fondasi agar setiap operator mampu mengidentifikasi potensi bahaya sesuai standar hukum yang berlaku.
Hari Kedua & Ketiga: Pembekalan Teknis dan Ujian Sertifikasi (Skema 3 Hari)
Pada hari kedua, peserta skema 3 hari mendapatkan pemaparan materi teknis mendalam mengenai pengoperasian forklift, rigger, hoist crane, dan chain block yang dibawakan oleh Pak Arnolt Septio, ST, Instruktur Ahli Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut. Pembinaan dilanjutkan pada hari ketiga (20 Agustus 2026) dengan pelaksanaan Ujian Teori yang dispesifikasikan untuk Operator Forklift Kelas 2, Rigger, Hoist Crane Kelas 3, dan Chain Block Kelas 3 di bawah pengawasan langsung Pak Harjito, S.T. dari Kemnaker RI.
Hari Ketiga & Keempat: Penguatan Teknis dan Evaluasi Teman K3 (Skema 4 Hari)
Sementara itu, peserta skema 4 hari melanjutkan pendalaman materi teknis spesifik pengoperasian alat Robotik dan Excavator pada hari ketiga bersama Pak M. Ferizal, Instruktur Ahli Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut. Rangkaian pembinaan ditutup pada hari keempat (21 Agustus 2026) melalui Ujian Teori Teman K3 Operator Robotik dan Excavator yang diuji secara ketat oleh Pak Ahmad Fauzi Natakusuma, S.T., M.Si dari Kemnaker RI.
Agenda Pembinaan PT Dhiya Aneka Teknik

Melalui program pembinaan berkelanjutan ini, PT Dhiya Aneka Teknik terus berupaya menjadi mitra tepercaya bagi perusahaan dan praktisi industri dalam mencetak tenaga ahli K3 yang legal, kompeten, dan siap kerja.
Pembekalan yang terintegrasi langsung dengan para praktisi Disnakertrans dan Kemnaker RI memastikan setiap lulusan memiliki daya saing tinggi dan lisensi yang diakui secara nasional. Untuk informasi jadwal pelatihan dan pembinaan K3 sektor industri berikutnya, layanan pendaftaran dapat diakses melalui portal resmi PT Dhiya Aneka Teknik.




